Wednesday, June 21, 2006

Kaos Jurnalisme dari Pantau

Saya hendak membantu penjualan sebuah kaos buatan Yayasan Pantau. Saya kira pesannya menarik untuk dipakai para wartawan atau dijadikan kado. Gambarnya berupa sebuah kalimat lengkap dengan sumbernya sebagai berikut:


"Aku tak peduli kau tiduri gajah sekalipun, asal kau tidak meliput
sirkusnya."
-- A.M. Rosenthal, The New York Times

(soal pentingnya independensi wartawan)


Rosenthal bekerja selama 56 tahun untuk The New York Times. Dia jadi redaktur eksekutif harian ini pada 1977-1988. Jabatan ini kalau di Jakarta setara dengan "pemimpin redaksi." Artinya, Rosenthal pernah memimpin newsroom salah satu suratkabar terbaik di planet ini.

Kalimat tersebut diucapkan Rosenthal untuk mengingatkan wartawan Times agar TIDAK berteman dengan politisi atau pengusaha atau orang berkuasa lainnya. Kalau mereka berteman, ya mereka jangan menulis apapun soal temannya itu.

Kutipan aslinya dalam bahasa Inggris, Rosenthal mengatakan, "... you can [make love to] an elephant if you want to, but if you do you can't cover the circus."

Kalimat ini sangat terkenal dan belakangan disebut "Rosenthal rule."

Saya kira kalimat ini relevan untuk dipakai di negeri ini mengingat perselingkuhan wartawan dengan politisi/pengusaha/jenderal/birokrat sudah mencapai tahap yang mencemaskan. Banyak juga wartawan kita yang merangkap jadi politisi. Entah di partai politik, entah jadi speechwriter, entah jadi humas.

Saking jengkelnya, Rosenthal mengatakan wartawan boleh "meniduri" gajah sekali pun asal si wartawan tidak meliput sirkusnya. Kalimat Rosenthal ini sangat terkenal. Bill Kovach dan Tom Rosenstiel mengutip kalimat ini dalam buku Sembilan Elemen Jurnalisme.

Anda bisa membaca lebih banyak soal editor legendaris Rosenthal lewat link: http://en.wikipedia.org/wiki/A.M._Rosenthal. Google pagi ini menemukan 134,000 link dengan namanya.

Ide soal memakai kalimat ini datang dari Budi Setiyono dari Yayasan Pantau. Disainnya dikerjakan Muid Mularnoidin dari Muem Art Studio. Saya suka dengan ide dan disainnya. Sederhana. Cerdas.

Kaos ini tersedia dengan dua macam warna dasar: putih dan hitam. Harganya Rp 50,000. Kalau Anda beli lebih dari satu, kami bersedia mengantarnya bila di sekitar Senayan-Palmerah-Kebon Jeruk. Di luar wilayah ini, kami bisa membantu pengiriman via pos atau kurir. Kalau Anda tertarik mau memesan, silahkan menelepon Siti Nurrofiqoh (0813-82460455) di Yayasan Pantau (021-7221031). Terima kasih.

No comments: