Thursday, April 30, 2020

Book Sale


“Ini sebuah buku yang lama saya bayangkan untuk melihat Indonesia, separuh reportase jurnalistik, separuh penjelajahan atas berbagai literatur, dan keduanya dijalin dengan narasi layaknya sebuah catatan perjalanan. Ini memungkinkan Andreas untuk menengok ruang-ruang sempit yang mungkin sering terabaikan, seperti bicara dengan peziarah di makam Soekarno, atau dengan saudari tiri pemimpin kharismatik Aceh. Cara seperti ini juga membuatnya leluasa untuk masuk ke konflik-konflik besar, semacam revolusi kemerdekaan maupun tragedi 65, tapi juga problem-problem sektarian lokal yang terjadi di mana-mana. Sebuah kesaksian luar biasa mengenai saling-sengkarutnya peta kekuasaan yang berkelindan dengan sentimen ras dan agama.”

Eka Kurniawan, novelis, Cantik Itu Luka dan Lelaki Harimau



KHUSUS pembeli di Indonesia, Monash University Publishing memberi rabat untuk buku Race, Islam and Power: Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia seharga Rp 550,000 (termasuk ongkos kirim).

Transfer Bank Central Asia nomor 5800159930. Kirimkan bukti transfer kepada Ruth Ogetay: +62-813-1544-9128. Andreas Harsono akan menandatangani buku yang dibeli lewat blog ini. Mohon kirim nama lengkap. Ruth Ogetay akan kirim lewat ekspedisi atau pos atau tergantung lokasi. Biasanya tiga hari sampai di Pulau Jawa. Luar Jawa perlu sedikit hari lagi.


Resensi

Podcast Ubud Writers' and Readers' Festival featuring Janet Steele and Andreas Harsono
Andreas Harsono has covered Indonesia for Human Rights Watch since 2008. His new book Race, Islam and Power: Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia is the result of his 15-year project to document how race and religion have become increasingly prevalent in the nation’s politics.

South East Asia Research: Race, Islam and Power

South China Morning Post:
Is Indonesian democracy doomed to repeat a cycle of violence?

The Jakarta Post: ‘Race, Islam and Power’ A troubling tour through a pained land

Asia Pacific Report: Indonesia’s political system has ‘failed’ its minorities – like West Papuans

Human Rights Watch: New Book on Ethnic, Religious Violence

Video Sydney Southeast Asia Centre: Race, Islam and Power

No comments: