Tuesday, June 07, 2005

Penyu, Sukamade dan Meru Betiri


Pada awal Juni 2005, aku pergi berlibur dengan anakku, Norman, dan Papa ke hutan lindung Meru Betiri. Kami pergi bersama Richard A. van Prehn, seorang guide dari Jember, yang ayahnya pernah jadi administrateur perkebunan di daerah Glenmore pada 1930-an hingga 1950-an.

Meru Betiri luasnya 56,000 hektar. Ia adalah tempat perlindungan satu-satunya harimau Jawa (Pantera tigris sondaica). Tapi banyak bacaan mengatakan harimau ini mungkin sudah punah. Kita tak tahu kepastiannya karena jejak terakhir diketahui lima tahun lalu. Disini juga ada 340 jenis tanaman yang banyak belum diketahui persis datanya.

Di pantai selatan Meru Betiri ada sebuah jazirah kecil bernama Sukamade. Selama ribuan tahun, Sukamade adalah tempat bertelur penyu-penyu raksasa dari Samudera Hindia dan Pacific. Jarak Jember-Sukamade 127 kilometer termasuk 15 km jalanan parah. Hanya kendaraan four wheel drive bisa masuk kesini.

Inilah pertama kali aku melihat penyu bertelur. Ini juga pengalaman penting untuk Norman untuk mulai mengenal alam. Ia terpesona lihat orang bikin gula kelapa. Ia juga melihat kebun coklat, kebun kopi, tanaman karet, pabrik karet dan sebagainya.

Wisma Sukamade milik PT Sukamade Baru, perusahaan perkebunan kopi dan coklat, milik PT Ledokombo. Kami tinggal selama semalam di wisma ini. Mereka menyediakan makan malam dan sarapan. Kami memakai Landrover 1968 milik Van Prehn (kaos biru). Van Prehn seorang Indo-Belanda. Kepribadiannya menyenangkan. Ia punya banyak sekali cerita. Kami tidur siang disini (terutama penting buat Norman). Pukul 19:00 makan malam dan berangkat ke pantai Sukamade naik Landrover.

Pantai gelap sekali. Senter dilarang dinyalakan agar tak mengganggu penyu. Penyu butuh waktu sekitar satu jam dari laut untuk menelusuri pantai Sukamade, mencari pasir empuk hangat buat meletakkan telur. Lalu ia butuh waktu satu jam lagi untuk bertelur, sekitar 100 butir, lalu menutupnya dengan pasir.

Satu jam lagi untuk menggali lubang tipuan. Saat menggali lubang tipuan inilah, para penjaga pantai memperbolehkan pengunjung datang, melihat dan mengambil foto. Ini penyu hijau (Chelonia mydas). Ada empat jenis yang biasa bertelur di Sukamade. Biasanya satu malam bisa ada dua hingga tiga ekor bertelur.

Teluk Damai di Sukamade. Ada beberapa teluk yang cantik di Meru Betiri. Teluk Damai termasuk yang sering saya lihat dalam buku-buku tentang Meru Betiri. Norman menikmati perjalanan dengan Landrover Van Prehn. "It's more dangerous than roller coaster," katanya. Jalanan memang ala hutan. Untung masih musik kemarau. Kalau musim hujan, licin dan sering terjebak lumpur.



Dalam perkebunan milik negara, yang dinasionalisasi dari perusahaan Belanda pada 1958, juga ada unit kecil produsen gula kelapa. Asalnya dari tangkai bunga kelapa yang ditampung getahnya (dengan tempat plastik). Sehari diambil dua kali. Lalu dimasak di kuali raksasa. Asap panas sekali. Lalu dibagi di plastik-plastik kecil. Produksi ini dikerjakan oleh keluarga-keluarga Jawa yang turun-temurun kerja disini sejak zaman Hindia Belanda.

6 comments:

Ria said...

Pemandangannya buat mata n hati sejuk banget...tempat indah dan menyenangkan. Jadi ngiri nih pengen ke sana juga......

jono said...

pak andreas,
saya ingin minta kontak anda (bisa email ataupun telepon) karena anda yang pernah kesana. saya dan teman-teman MAPASADHA berencana kesana untuk pengambilan data dan pengecekan langsung atas keberadaan perusahaan yang mengeksplorasi kekayaan mineral disana, padahal meru betiri adalah taman nasional. sehingga nantinya data tersebut dapat digunakan untuk melawan perusahaan tersebut dan juga bisa menyadarkan pihak-pihak terkait akan keberadaan meru betiri.
saya juga minta ijin untuk kesediaan bapak, apabila bapak memiliki link-link untuk mensuport kegiatan kami ini.
terima kasih.

(gaLih...CP: 081392209005, 0274-496228...email:the_gobloks@yahoo.com)

SOGIE said...

aku 3 hari di sukamade,benar2 blum terjamah deh disana.pokonya real adventure...yang blon kesana buruannn..nyesel abiz klo lom ksana...

SOGIE said...

melewati sungai2 kecil dan besar,perjalanan berangkat memakan waktu seharian deh,,,disana kita meliat penyu bertelur di malam hari,paginya qta maen kano di muara dekat pantai,meliat bunga raflessia juga di hutan,ke green bay-pantai dengan warna laut hijau-..di dekat penginapan banyak sekali kera2 jinak...pantainya sungguh indah dan ombaknya sangat tinggi,panatainya penuh batu2 curam dengan bukit2 indah...pasirnya halusss banget dan putih bersih....aku puas sebagai warga banyuwangi sudah pernah kesana,ijn juga udah,yang belom mah ke plengkung...he8x..maybe next time ke plenghkungnya......

noekriwil said...

salam kenal pak, saya noe..saya dan teman2 rencana mau ke sukamade, mau tanya, sewa penginapan dsana berapa ya? kira-kira cukup berapa orang? mungkin ada alternatif lain selain menginap di penginapan?terima kasih.

Mr. Freia Feng said...

sukamade sangat dahsyat tapi ati2 kejatuhan ranting, kalo kecil sih never mind tapi kalo agak gede hehehehehe....