Monday, May 28, 2001

Kursus Jurnalisme Kesastraan

Institut Studi Arus Informasi (ISAI) akan menyelenggarakan kursus menulis atau pengenalan jurnalisme kesastraan selama satu minggu bagi para editor atau wartawan, dan penulis suratkabar Indonesia yang berminat mengikutinya.

Saat ini kemampuan menulis dengan baik, memikat, panjang, dan akurat, makin diperlukan suratkabar. Apalagi televisi, dotcom, dan radio makin baik dan makin cepat dalam menurunkan berita. Media cetak bakal menemukan kekuatan baru pada jurnalisme kesastraan.

INSTRUKTUR Goenawan Mohamad (Tempo), Aristides Katoppo (Pustaka Sinar Harapan), Janet Steele (dosen Universitas George Washington University), Andreas Harsono (Pantau).

TUJUAN melatih wartawan untuk memahami jurnalisme kesastraan serta metode bertutur dalam membuat reportase mereka lewat bacaan, diskusi bersama, dan latihan menulis dalam kursus ini.

TANGGAL Senin 28 Mei – Jumat 1 Juni 2001

BACAAN
1. The Art of Fact: A Historical Anthology of Literary Journalism diedit oleh Kevin Kerrane dan Ben Yagoda
2. Literary Journalism: A New Collection of the Best American Nonfiction diedit oleh Norman Sims dan Mark Kramer
3. Hiroshima oleh John Hersey
4. Sebongkah Emas di Kaki Pelangi oleh Bondan Winarno
5. How Do You Like It Gentlemen? oleh Lillian Ross
6. Black Hawk Down: A Story of Modern War oleh Mark Bowden
7. Jalan Lain ke Surga oleh Goenawan Mohamad
8. Teater Amerika: Ada Iklan dan … oleh Syu'bah Asa
9. Rendra, Dimanakah Kau Saudaraku? oleh Goenawan Mohamad
10. What Young Men Do oleh Richard Llyod Parry

PARTISIPASI Kursus ini dibuat dengan mengambil ide dari matakuliah "The Journalist as Storyteller: Literary Journalism and Other Borderlands" yang diajar oleh Prof. Janet Steele dan dosen tamu dari Indonesia, Aristides Katoppo di Universitas George Washington, Washington DC. Matakuliah itu menarik perhatian Goenawan Mohamad yang mengusulkannya agar Institut Studi Arus Informasi menyelenggarakannya.

Mereka yang bisa mengikuti kursus ini adalah wartawan yang biasa menulis panjang, dan ingin meningkatkan kemampuannya. Setidaknya sudah bekerja lima tahun. Kemampuan menulis seorang wartawan Indonesia bakal diperluas bila mereka memahami apa yang disebut sebagai jurnalisme kesastraan atau narrative report dalam pemahaman yang berkembang di Amerika Serikat.

Kemampuan berbahasa Inggris dibutuhkan dalam kursus ini diperlukan setidaknya untuk membaca bahan bacaan berbahasa Inggris. Steele bisa berbahasa Indonesia dan bakal membawakan kuliahnya dalam bahasa Inggris campur Indonesia.

Para peserta bakal diminta membentuk kelompok kecil untuk membaca dan mempresentasikan hasil bacaan mereka. Kehadiran peserta juga diharapkan dalam setiap sesi kursus ini. Total ada 10 sesi di mana keempat instuktur bakal mendapatkan tanggungjawab masing-masing. Para peserta juga diminta mempersiapkan sebuah karangan, setidaknya kerangka karangan, untuk didiskusikan bersama peserta lain dalam kelas kecil.

Kursus ini diadakan untuk maksimal 20 dan minimal 12 orang. Apabila jumlah peserta yang mendaftar kurang dari 12, kursus tak akan diselenggarakan dan uang yang sudah disetorkan peserta bakal dikembalikan. Apabila mereka yang berminat melebihi 20 orang, panitia bakal melakukan seleksi berdasarkan pada kesiapan peserta. Mereka yang hadir minimal delapan dari total 10 sesi bakal mendapatkan sertifikat dari Institut Studi Arus Informasi.

Setiap sesi berlangsung selama dua jam dan setiap hari ada dua sesi yang disela oleh makan siang di Kedai Tempo (disediakan penyelenggara). Para peserta yang datang dari luar Jakarta bisa meminta bantuan penyelenggara untuk mendapatkan hotel yang relatif dekat dengan kantor Institut Studi Arus Informasi di mana kursus diselenggarakan.

BIAYA Rp 2,5 juta per orang

PENDAFTARAN
Institut Studi Arus Informasi
Jalan Utan Kayu 68-H
Jakarta 13120
Nong Darol Mahmada 021-8573388 ext. 143
Achmad Hirawan 021-8573388 ext. 131

JADWAL

SESI 1 Senin 28 Mei pukul 10:00-12:00 – Pembukaan: membicarakan silabus, pembagian kelas, perkenalan dan memulai diskusi tentang jurnalisme sastra (definisi jurnalisme kesastraan) [Janet Steele dan Andreas Harsono].

Bacaan: "Literary Journalism: Breakable Rules for Literary Journalists" oleh Mark Karmer; "The New Journalism" oleh Tom Wolfe; "The Girl of the Year" oleh Tom Wolfe.

SESI 2 Senin 28 Mei pukul 13:00-15:00 – Diskusi tentang "Hiroshima" yang ditulis untuk majalah The New Yorker oleh John Hersey pada Agustus 1946 [Janet Steele dan Andreas Harsono].

Bacaan: "Hiroshima" oleh John Hersey

Tugas untuk Selasa: Menulis sebuah narasi pendek yang menjelaskan sebuah adegan dengan menggunakan model dari "When Man Falls Down, a Crowd Gathers." Narasi ini akan dipresentasikan di depan kelas. Panjang maksimal 2 halaman.

SESI 3 Selasa 29 Mei pukul 10:00-12:00 – Diskusi tentang menulis konstruksi adegan demi adegan serta presentasi narasi pendek [Goenawan Mohamad].

Bacaan: "Jalan Lain ke Surga" oleh Goenawan Mohammad

SESI 4 Selasa 29 Mei pukul 13:00-15:00 – Diskusi tentang Black Hawk Down oleh Mark Bowden [Janet Steele dan Andreas Harsono].

Bacaan: Black Hawk Down oleh Mark Bowden (halaman akan ditentukan)

Tugas untuk Rabu: Rekamlah pembicaraan dengan seorang teman, anggota keluarga, atau seorang nara sumber, dengan tujuan bahan itu bisa dijadikan sebuah narasi (monolog). Buat transkripnya, lalu disunting sehingga enak dibaca. Topiknya bisa apa saja tapi yang bisa merangsang pembaca untuk terpikat dengan narasi itu. Modelnya "The Rivermen" oleh Joseph Mitchell. Bahan ini akan dipresentasikan di depan kelas.

SESI 5 Rabu 30 Mei pukul 10:00-12:00 - Diskusi tentang penggunaan dialog, dan presentasi narasi pendek [Janet Steele dan Andreas Harsono].

Bacaan: "The Rivermen" oleh Joseph Mitchell.

SESI 6 Rabu 30 Mei pukul 13:00-15:00 - Diskusi tentang "immersion reporting" dalam In Cold Blood karya oleh Truman Capote [diskusi dipimpin oleh Aristides Katoppo].

Bacaan: In Cold Blood oleh Truman Capote

Tugas untuk Kamis: Tulislah sebuah narasi dengan gaya orang pertama ("saya") untuk menggambarkan sebuah adegan atau sebuah kejadian dengan menggunakan teknik Jurnalisme Baru. Gunakan model "The Armies of the Night" karya Norman Mailer sebagai contoh. Bahan ini akan dipresentasikan di depan kelas. Panjang maksimal 2 halaman.

SESI 7 Kamis 31 Mei pukul 10:00-12:00 -- Diskusi tentang "finding a voice" dan presentasi narasi pendek [Janet Steele].

Bacaan: "The Armies of the Night" oleh Norman Mailer, "It's an Honor" oleh Jimmy Breslin.

SESI 8 Kamis 31 Mei pukul 13:00-15:00 – Jurnalisme Kesastraan dan majalahnya para penulis [Andreas Harsono].

Bacaan: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi oleh Bondan Winarno; What Young Men Do oleh Richard Lloyd Parry; "Teater Amerika: Ada Iklan dan..." oleh Syu'bah Asa

Sesi 9 Jumat 1 Juni pukul 10:00-11:30 – Jurnalisme Kesastraan dan esei pribadi (personal essay) [Janet Steele dan Andreas Harsono]

Bacaan: "Rendra, Dimanakah Kau Saudaraku?" oleh Goenawan Mohamad, "Slouching Towards Bethlehem" oleh Joan Didion, "How Do you Like it Gentlemen?" oleh Lillian Ross

SESI 10 Jumat 1 Juni pukul 14:00-16:00 -- Penutupan dan diskusi terakhir bersama Goenawan Mohamad, Aristides Katoppo, Janet Steele, dan Andreas Harsono.

3 comments:

Proper Ways said...

Tingkatkan RANKING WEBSITE secara otomasits dengan SOFTWARE baru ini.
Dapatkan di LINK GENERATOR SOFTWARE

Saya telah ping blog ini ke search engine sebagai ucapan terima kasih kepada pemilik blog.

dghnfgj said...

welcome to the wow power leveling, cheap service site,WoW Gold buy cheap wow gold,wow gold,world of warcraft buy wow power leveling

dghnfgj said...

You said you will love me wow gold the whole life, but WoW Gold you marry her. You said you will wow power leveling,come to marry me, but this will not be carried out forever.WoW Gold I am trying my best to forget you and do not love you anymore. wow leveling But I failed and I still love you. Maybe wow leveling she needs you more compared wow leveling with me. So I tell you that world of warcraft power leveling you should love world of warcraft power leveling her and take good world of warcraft leveling care of her. You said I was so kind.world of warcraft leveling Yes, because I love you,world of warcraft leveling I hope you will be power leveling happy forever.