Tuesday, June 26, 2007

"Were it left to me to decide whether we should have a government without newspapers, or newspapers without a government, I should not hesitate a moment to prefer the latter"
-- Thomas Jefferson



Protesters held a rally in Manokwari, asking the UN Special Representative Hina Jilani, who was visiting Papua in June, to tell the world body to hold a UN-supervised referendum on Papua's future. Similar protests took place in Jayapura. Their banners read, "Welcome Mrs. Hina Jilani Who Carry Freedom for All The West Papua," "Stop Genocide of The Papua" dan "Stop Killing In West Papua." (Photos by Jo Kelwulan in Manokwari)




Masalah dalam Proyek Seabad Pers Indonesia
Kapan sebenarnya "pers Indonesia" dimulai? Indexpress pimpinan Taufik Rahzen menetapkannya 1907 ketika Tirto Adhi Soerjo menerbitkan Medan Prijaji dengan alasan dia pribumi?

Sisa Kesultanan Banten
Lima ratus tahun lalu, Banten dibandingkan besar dan modernnya dengan Paris. Ia lebih besar dari Sunda Kelapa. Hari ini ia jadi desa nelayan terpencil dan gersang.

Kursus Jurnalisme Sastrawi XII
Mulanya, genre ini diterangkan oleh Tom Wolfe pada 1960an di New England. Muncul bermacam tanggapan, baik yang sinis maupun memuji. Janet Steele dan saya mencoba belajar dari pengalaman itu.

Indonesia: A Lobbying Bonanza
Taufik Kiemas, when his wife Megawati Sukarnoputri was still president, collected political money to hire a Washington firm to lobby for Indonesian weapons. This story is a part of a project called Collateral Damage: Human Rights and US Military Aid

Sexism, Racism and Sectarianism
Bagaimana menjawab reporter yang hendak menurunkan laporan tentang orang yang buruk hanya dari sisi positifnya saja? Bagaimana audiens bisa dapat informasi dengan proporsional?

State Intelligence Agency hired Washington firm
Indonesia's intelligence body used Abdurrahman Wahid’s charitable foundation to hire a Washington lobbying firm to press the U.S. Congress for a full resumption of military assistance to Indonesia. Press Release and Malay version

Dari Sabang Sampai Merauke
Sejak Juli 2003, saya berkelana dari Sabang ke Merauke, guna wawancara dan riset buku. Intinya, saya pergi ke tujuh pulau besar, dari Sumatra hingga Papua, plus puluhan pulau kecil macam Miangas, Salibabu, Ternate dan Ndana. Inilah catatan kecil perjalanan tersebut.

Struktur Republik Indonesia Serikat
Belanda bikin studi berbagai aspek budaya, politik dan sebagainya dari kepulauan ini. Mereka menterjemahkan Nagarakrtagama karya Prapanca hingga bikin buku mutakhir soal communal violence pasca-Suharto. Bagaimana Belanda melihat struktur administrasi?

From the Thames to the Ciliwung
Giant water conglomerates, RWE Thames Water and Suez, took over Jakarta's water company in February 1998. It turns out to be the dirty business of selling clean water.

Media dan Jurnalisme
Saya suka menulis soal media dan jurnalisme. Pernah juga belajar dengan asuhan Bill Kovach dari Universitas Harvard. Ini makin sering sesudah diminta menyunting majalah Pantau.

Bagaimana Cara Belajar Menulis Bahasa Inggris
Bahasa punya punya empat komponen: kosakata, tata bahasa, bunyi dan makna. Belajar bahasa bukan sekedar teknik menterjemahkan kata dan makna. Ini juga terkait soal alih pikiran.

Dewa dari Leuwinanggung
Saya meliput Iwan Fals sejak 1990 ketika dia meluncurkan album Swami. Waktu itu Iwan gelisah dengan rezim Soeharto. Dia membaca selebaran gelap dan buku terlarang. Dia belajar dari W.S. Rendra dan Arief Budiman. Karir Iwan naik terus. Iwan Fals jadi salah satu penyanyi terbesar yang pernah lahir di Pulau Jawa. Lalu anak sulungnya meninggal dunia. Dia terpukul. Bagaimana Iwan Fals bangkit dari kerusuhan jiwa dan menjadi saksi?

5 comments:

Anonymous said...

I'm surprised that you are from Jember. I'm from Jember too. Thanks. Tia Ambor

Jennie said...

Andreas, greetings from San Francisco Bay Area. Great to have you as a colleague at Asia Bloggin.

~ Jennie S. Bev

Andreas Harsono said...

Dear Tia Ambon,

Well, I consider Jember my hometown. Where did you live in Jember?

Andreas Harsono said...

Dear Jennie,

Yeah, they asked me to write about the military issues. I guess it is quite an interesting idea.

Kai Faliuz said...

hai. saya ryllian.
saya sedang melakukan penelitian tentang majalah star weekly yang pernah terbit di jakarta tahun 1946-1961. mungkin di anda punya informasi mengenai star weekly, atau mungkin menyimpan dokumentasinya. kalau ada, tolong kabarin saya, ok. terima kasih

email saya : rylsick@yahoo.com
langsung dibalas ke email saya aja ya, mas.