Saturday, August 07, 2021

Biodata Andreas Harsono


Dia pendukung kebebasan pers, ikut mendirikan Aliansi Jurnalis Independen pada 1994 ketika pemerintahan Presiden Soeharto hanya memperbolehkan organisasi tunggal buat wartawan. Pada 1995, dia ikut mendirikan Institut Studi Arus Informasi di Jakarta.

Dia anggota awal dari International Consortium of Investigative Journalists pada 1997 di Washington DC. Pada 2003, dia ikut mendirikan Yayasan Pantau, yang bergerak di bidang pelatihan menulis jurnalistik, di Jakarta. Pada 2011, dia ikut mendirikan website berita Suara Papua di Jayapura.

Dia mulai karir jurnalistik dengan harian The Jakarta Post lantas The Nation (Bangkok) dan The Star (Kuala Lumpur). 

Pada 1995, dia ikut program School of International Training, Vermont, Amerika Serikat. Pada 1999, dia belajar jurnalisme sebagai Nieman Fellow di Universitas Harvard dan kembali ke Jakarta menyunting majalah Pantau khusus media dan jurnalisme.

Dalam Bahasa Indonesia, bukunya termasuk
Jurnalisme Sastrawi: Antologi Liputan Mendalam dan Memikat (bersama Budi Setiyono) dan “Agama” Saya Adalah Jurnalisme serta dalam Bahasa Inggris Race, Islam and Power: Ethnic and Religious Violence in Post-Suharto Indonesia.

No comments: